Saturday, October 29, 2016

Tugas Perkembangan pada Usia Remaja



Fase remaja mempunyai tugas-tugas perkembangan yang berbeda dari tugas perkembangan pada masa sebelumnya. Havighurst mendefinisikan tugas perkembangan sebagai tugas yang harus dilakukan oleh seseorang dalam masa hidup tertentu sesuai dengan norma masyarakat dan norma kebudayaan. Tugas-tugas perkembangan pada masa remaja menurut Havighurst (Hurlock, 1990) adalah:

1. Mencapai hubungan yang baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita.
2. Mencapai peran sosial pria dan wanita.
3. Menerima keadaan fisiknya dengan menggunakan tubuhnya secara efektif.
4. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab.
5. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya.
6. Mempersiapkan karier ekonomi.
7. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga.
8. Memperoleh perangkat dan nilai sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku-mengembangkan ideologi.

Erikson (1968, dalam Papalia & Olds , 2001) mengatakan bahwa tugas utama remaja adalah menghadapi identity versus identity confusion, yang merupakan krisis ke-5 dalam tahap perkembangan psikososial yang diutarakannya. Tugas perkembangan ini bertujuan untuk mencari identitas diri agar nantinya remaja dapat menjadi orang dewasa yang unik dengan sense of self yang koheren dan peran yang bernilai di masyarakat (Papalia & Olds , 2001). Untuk menyelesaikan krisis ini remaja harus berusaha untuk menjelaskan siapa dirinya, apa perannya dalam masyarakat, apakah nantinya ia akan berhasil atau gagal yang pada akhirnya menuntut seorang remaja untukmelakukan penyesuaian mental, dan menentukan peran, sikap, nilai, serta minat yang dimilikinya.

Sumber:
Ali, Mohammad dan Muhammad Asrori. Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: P.T. Bumi Aksara, 2006.
Hurlock. E. (1990). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga

No comments:

Post a Comment