Ainsworth menjelaskan ada empat tipe kelekatan, yaitu:
Secure attachment
Insecure attachment (detached/avoidant)
Insecure attachment (disorganized/disoriented)
Penelitian yang mengukur secure dan insecure attachment pada remaja menggunakan Adult Attachment Interview (AAI). Berdasarkan jawaban dari pertanyaan dalam AAI, individu dapat diklasifikasikan pada salah satu tipe kelekatan itu (Santrock, 2007), yaitu:
1. Secure attachment merupakan kelekatan yang positif antara orangtua dengan anak yang berhubungan dengan kelekatan yang aman ketika bayi. Boyd & Bee (2006) mengungkapkan pola kelekatan ini menunjukkan seorang remaja siap berpisah dengan pengasuh dan mudah berperilaku eksplorasi; ketika terancam atau ketakutan, remaja aktif mencari kontak dan mudah terhibur; tidak menghindar atau melawan kontak jika orangtua memberi jalan keluar.
2. Dismissing/avoidant attachment merupakan pola kelekatan adanya kekonsistenan akan pengalaman penolakan kelekatan yang diberikan oleh pengasuh. Salah satu kemungkinan yang terjadi dari tipe ini bahwa orangtua dan remaja akan mempunyai jarak dengan sedikit sekali pengaruh dari orangtua. Pada sebuah penelitian, pola kelekatan ini berhubungan dengan tindakan kejahatan dan perilaku agresif pada remaja.
4. Unresolved/disorganized attachment merupakan pola kelekatan dimana seorang anak atau remaja menunjukkan tingginya tingkat ketakutan dan disorientasi yang tidak biasa. Kemungkinan hal ini merupakan hasil dari pengalaman traumatis seperti kematian orangtua atau kekerasan oleh orangtua.
Sumber:
Santrock. JW. (2007). Adolescence ( Perkembangan Remaja ). Jakarta :
Erlangga